Rutan Enrekang Asesmen Tim Pokja , Targetkan Raih Predikat WBK/WBBM Tahun 2025
Enrekang – Dalam rangka mempersiapkan langkah strategis untuk mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Enrekang menggelar Rapat dan Asesmen Pembentukan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Aula Rutan Enrekang dan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Enrekang, Ahmad, S.Ag., M.H.
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam pembentukan tim Pokja yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menyusun dan menjalankan strategi pembangunan Zona Integritas di Rutan Enrekang. Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Presiden dalam "Asta Cita" serta mendukung Lima Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait penguatan integritas dan peningkatan pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan.
Proses pembentukan Tim Pokja ini diawali dengan asesmen terhadap seluruh pegawai Rutan Enrekang. Asesmen ini bertujuan untuk menyeleksi pegawai terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi dalam membangun sistem yang bersih dan akuntabel di Rutan Enrekang.
Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural dan seluruh pegawai Rutan Enrekang yang memiliki kualifikasi untuk bergabung dalam Tim Pokja. Seleksi ini meliputi:
✅ Penilaian kompetensi dan pemahaman terhadap konsep Zona Integritas
✅ Kemampuan menyusun strategi dalam meningkatkan pelayanan publik
✅ Integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas
✅ Kesiapan mental dan teknis dalam menghadapi tantangan selama proses pembangunan ZI
Dalam arahannya, Kepala Rutan Enrekang, Ahmad, S.Ag., M.H. menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar target administratif, tetapi merupakan komitmen moral dan profesional yang harus dipegang oleh setiap anggota Tim Pokja.
"Kita semua harus memiliki visi dan misi yang sama dalam mewujudkan predikat WBK/WBBM. Setiap anggota tim Pokja harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan pelayanan publik yang berkualitas sebagai prioritas utama," ujar Ahmad.
Enam Area Perubahan sebagai Fokus Utama
Dalam kegiatan ini, Kepala Rutan Enrekang juga menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas akan difokuskan pada enam area perubahan utama, yaitu:
- Manajemen Perubahan – Membangun komitmen dan perubahan pola pikir di lingkungan Rutan.
- Penataan Tata Laksana – Meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses pelayanan.
- Penataan Sistem Manajemen SDM – Meningkatkan kompetensi pegawai dan mengedepankan profesionalisme.
- Penguatan Akuntabilitas – Meningkatkan pertanggungjawaban dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.
- Penguatan Pengawasan – Menjaga transparansi dan mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan pelayanan.
- Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik – Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
"Pembangunan Zona Integritas adalah proses jangka panjang yang membutuhkan kerja sama, dedikasi, dan komitmen dari seluruh pegawai. Kita harus memastikan setiap aspek dalam enam area perubahan ini berjalan dengan baik dan terukur," tambah Ahmad.
Tujuan dan Harapan Pembangunan ZI di Rutan Enrekang
Dengan dilaksanakannya pembentukan Tim Pokja ini, Rutan Enrekang memiliki beberapa tujuan utama dalam pembangunan Zona Integritas, di antaranya:
✅ Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di Rutan Enrekang
✅ Menciptakan lingkungan kerja yang profesional, bersih, dan bebas dari korupsi
✅ Meningkatkan kualitas pelayanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)
✅ Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan
✅ Menciptakan budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas
Sebagai penutup dalam kegiatan ini, Kepala Rutan Enrekang memberikan pesan kepada seluruh pegawai yang mengikuti seleksi Tim Pokja untuk menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
"Pembangunan Zona Integritas adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak hanya untuk meraih predikat WBK/WBBM, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Rutan Enrekang," tegas Ahmad.
Selain itu, Ahmad juga menyampaikan bahwa proses pembangunan ZI ini adalah bagian dari komitmen Rutan Enrekang untuk menjalankan Lima Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan pelayanan publik, dan menanamkan nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
"Saya yakin, dengan kerja sama dan komitmen seluruh pegawai, Rutan Enrekang akan mampu meraih predikat WBK/WBBM tahun ini. Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki sistem kerja, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemasyarakatan," tutup Ahmad.
Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Dengan suksesnya pelaksanaan asesmen pembentukan Tim Pokja ini, Rutan Enrekang siap untuk melanjutkan tahapan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Seluruh anggota Tim Pokja yang terpilih diharapkan dapat menjalankan peran dan tugasnya dengan baik sesuai dengan prinsip integritas dan profesionalisme.
Komitmen untuk membangun Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pegawai Rutan Enrekang. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Rutan Enrekang optimis dapat meraih predikat WBK/WBBM pada tahun 2025 ini.
Komentar
Posting Komentar